<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2194734253430765446</id><updated>2012-02-16T05:04:11.466-08:00</updated><category term='labkeslamsel air minum tds elektrolisa'/><category term='fisika kimia kesehatan biologi penyakit air lingkungan udara'/><category term='Program HIV/AIDS'/><category term='Program P2 diare'/><category term='SMK3 LABKESDA'/><title type='text'>labkeslamsel</title><subtitle type='html'>DINAS KESEHATAN KABUPATEN LAMPUNG SELATAN</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Edy P W</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>19</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2194734253430765446.post-1816461486723882590</id><published>2011-02-16T22:16:00.001-08:00</published><updated>2011-02-21T00:41:05.682-08:00</updated><title type='text'>SUSUNAN ACARA SEMINAR DAN MUSCAB DPC PATELKI  LAMPUNG SELATAN DI BAPELKES, 26 FEBRUARI 2011</title><content type='html'>WAKTU &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;08.00-09.00 Registrasi peserta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;09.00-09.30 &lt;br /&gt;1. Pembukaan&lt;br /&gt;2. Laporan Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan&lt;br /&gt;3. Sambutan Ketua DPC PATELKI Lampung Selatan&lt;br /&gt;4. Sambutan Ketua DPW PATELKI Lampung&lt;br /&gt;5. Sambutan Dewan Pembina DPW PATELKI Lampung&lt;br /&gt;6. Sambutan Kepala Dinas Kesehatan Kab. Lam-Sel Sekaligus membuka acara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;09.30-11.00&lt;br /&gt;Seminar :&lt;br /&gt;Uji Kompetensi Antara Urgensi Hak dan Kewajiban Tenaga Analis Kesehatan &lt;br /&gt;Narasumber  : Surya Ridwanna, Dip.Sc, MSi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.00-12.30&lt;br /&gt;Pemeriksaan Laboratorium Terkini&lt;br /&gt;Narasumber  : Helen Nainggolan, S.Si&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;12.30-13.30 ISHOMA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;13.30-14.30 &lt;br /&gt;Aspek Hukum Sertifikasi tenaga Analis Kesehatan &lt;br /&gt;Narasumber  : Ir. Tri Herlianto, SH., MH., MM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14.30-15.00 &lt;br /&gt;1. Pengumuman Personalia DPC PATELKI Lam-Sel Periode 2011-2014&lt;br /&gt;2. Pelantikan Pengurus DPC PATELKI Lam-Sel Periode 2011-2014&lt;br /&gt;3. PENUTUP&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2194734253430765446-1816461486723882590?l=labkeslamsel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/feeds/1816461486723882590/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2011/02/susunan-acara-seminar-dan-muscab-dpc_1194.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/1816461486723882590'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/1816461486723882590'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2011/02/susunan-acara-seminar-dan-muscab-dpc_1194.html' title='SUSUNAN ACARA SEMINAR DAN MUSCAB DPC PATELKI  LAMPUNG SELATAN DI BAPELKES, 26 FEBRUARI 2011'/><author><name>Edy P W</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2194734253430765446.post-4841495121900216389</id><published>2011-02-09T05:43:00.000-08:00</published><updated>2011-02-09T05:45:24.090-08:00</updated><title type='text'>UNDANGAN SEMINAR UJI KOMPETENSI ANALIS KESEHATAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_MR5OhnUA8zs/TVKaQ7aZcbI/AAAAAAAAAHI/DYAttx8Z0vA/s1600/Selamat%2Bdatang.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_MR5OhnUA8zs/TVKaQ7aZcbI/AAAAAAAAAHI/DYAttx8Z0vA/s320/Selamat%2Bdatang.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5571685304627720626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2194734253430765446-4841495121900216389?l=labkeslamsel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/feeds/4841495121900216389/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2011/02/undangan-seminar-uji-kompetensi-analis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/4841495121900216389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/4841495121900216389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2011/02/undangan-seminar-uji-kompetensi-analis.html' title='UNDANGAN SEMINAR UJI KOMPETENSI ANALIS KESEHATAN'/><author><name>Edy P W</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_MR5OhnUA8zs/TVKaQ7aZcbI/AAAAAAAAAHI/DYAttx8Z0vA/s72-c/Selamat%2Bdatang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2194734253430765446.post-4807069408164549056</id><published>2011-02-09T05:34:00.000-08:00</published><updated>2011-02-16T23:03:37.074-08:00</updated><title type='text'>Uji Kompetensi Tenaga Analis Kesehatan</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;SEMINAR SEHARI&lt;br /&gt;UJI KOMPETENSI MERUPAKAN SYARAT UTAMA &lt;br /&gt;UNTUK MENDAPATKAN SERTIFIKAT KOMPETENSI &amp; &lt;br /&gt;SURAT TANDA REGISTRASI BAGI TENAGA ANALIS KESEHATAN &lt;br /&gt;DALAM MELAKSANAKAN TUGAS&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Undang-Undang Kesehatan yang baru yaitu UU 36/2009 dalam pasal 23 menyebutkan bahwa tenaga kesehatan berwenang untuk menyelenggarakan pelayanan kesehatan sesuai dengan bidang keahlian yang dimiliki dan dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan wajib memiliki izin dari pemerintah. Bahkan pada pasal 34 ayat 2 Undang-Undang Kesehatan yang baru tersebut secara tegas menyatakan : ” Penyelenggara fasilitas pelayanan kesehatan dilarang mempekerjakan tenaga kesehatan yang tidak memiliki kualifikasi dan izin melakukan pekerjaan profesi “. Artinya, bila diketahui Rumah Sakit atau Puskesmas memperkerjakan Tenaga Kesehatan yang belum tersertifikasi dapat dituntut. Menurut PP 38/2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan, registrasi dan sertifikasi tenaga kesehatan dapat dilakukan oleh Pemerintah Daerah Provinsi dengan Dinas Kesehatan Provinsi sebagai Koordinator Pelaksanaan proses sertifikasi&lt;br /&gt;Disamping itu, tenaga kesehatan tertentu yang bertugas sebagai pelaksana  atau pemberi pelayanan kesehatan diberi wewenang sesuai dengan kompetensi pendidikan yang diperolehnya, sehingga terkait erat dengan hak dan kewajibannya. Kompetensi dan kewenangan tersebut menunjukkan kemampuan profesional yang baku dan merupakan standar profesi untuk tenaga kesehatan tersebut. Tenaga kesehatan yang melaksanakan tugas sesuai dengan standar profesinya akan mendapatkan perlindungan hukum. Terhadap jenis tenaga kesehatan tersebut didalam melaksanakan tugas profesinya tetap diperlukan ijin, sesuai dengan pasal 27 UU no 36/2009 tentang Kesehatan.&lt;br /&gt;Sebagai amanah PP 38/2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan rincian Registrasi, Akreditasi dan Sertifikasi Tenaga Kesehatan, di beberapa Provinsi telah terbentuk Majelis Tenaga Kesehatan Provinsi (MTKP) Jatim sebagai upaya Pemerintah Provinsi untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi individu dan masyarakat. Selain itu juga diharapkan mempersempit kesenjangan antara harapan masyarakat dan pelayanan yang diterima. Salah satu fungsi dari MTKP adalah memberikan sertifikasi kepada tenaga kesehatan melalui uji kompetensi terlebih dahulu sebelum tenaga kesehatan tersebut memperoleh ijin dari Menteri Kesehatan untuk praktik sesuai profesinya. Fungsi yang lain adalah memberikan bimbingan, pengawasan dan pengendalian kepada institusi pendidikan di Provinsi masing-masing agar mutu lulusannya berkualitas, serta tidak kalah pentingnya MTKP berfungsi memberikan advokasi di bidang hukum dan etik bagi tenaga kesehatan yang kemungkinan terlibat persoalan-persoalan hukum.&lt;br /&gt;Jadi sesungguhnya, tujuan sertifikasi adalah memberikan pengakuan terhadap kompetensi tenaga kesehatan dalam melaksanakan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan cara terlebih dahulu dilakukan uji kompetensi. Dapat dikatakan bahwa uji kompetensi adalah suatu proses untuk mengukur kemampuan (pengetahuan, sikap dan keterampilan) tenaga kesehatan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Adapun bukti bahwa tenaga kesehatan lulus uji kompetensi, maka yang bersangkutan diberikan Sertifikat Kompetensi, yaitu : surat tanda pengakuan terhadap kemampuan seorang Tenaga Kesehatan untuk menjalankan praktek / pelayanan kesehatan (di seluruh Indonesia) setelah lulus uji kompetensi.&lt;br /&gt;Adapun faktanya sekarang ini, kompetensi profesional tenaga kesehatan di beberapa daerah di Indonesia disinyalir pengetahuan cukup, namun ketrampilan klinik dan perilakunya kurang. Hal ini terbukti masih tingginya kesalahan dalam mengelola pasien di Rumah Sakit dan Tempat Praktek Nakes serta masih tingginya ketidakpuasan Konsumen.&lt;br /&gt;Akhirnya, dapat disimpulkan bahwa dengan adanya sertifikasi (uji kompetensi) bagi tenaga kesehatan akan bermanfaat untuk mempertahankan mutu pelayanan kesehatan serta upaya-upaya kesehatan lainnya; memberikan perlindungan kepada pasien/ klien dan masyarakat; dan pada gilirannya akan memberikan kepastian hukum serta perlindungan kepada masyarakat dan tenaga kesehatan.&lt;br /&gt;Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Kesehatan Indonesia Cabang Lampung Selatan ( DPC PATELKI LAMSEL ) bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Wilayah Lampung Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Kesehatan Indonesia ( DPW PATELKI LAMPUNG ) menyelenggarakan Seminar sehari Uji kompetensi merupakan syarat utama untuk mendapatkan sertifikat kompetensi &amp; surat tanda registrasi bagi tenaga analis kesehatan dalam melaksanakan tugas sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUJUAN&lt;br /&gt;a. Mewujdkan pemerataan kualitas tenaga analis kesehatan.&lt;br /&gt;b. Meningkatkan profesionalisme analis kesehatan melalui sertifikasi &amp; registrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NAMA KEGIATAN&lt;br /&gt;Seminar sehari Uji kompetensi merupakan syarat utama untuk mendapatkan sertifikat kompetensi &amp; surat tanda registrasi bagi tenaga analis kesehatan dalam melaksanakan tugas sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TEMA KEGIATAN&lt;br /&gt;Satu dalam profesi &amp; professional tenaga analis kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PESERTA&lt;br /&gt;o Petugas Laboratorium Dinas Kesehatan Kabupaten se propinsi Lampung,&lt;br /&gt;o Analis Puskesmasse propinsi Lampung,, &lt;br /&gt;o UTD RS di Prop. lampung&lt;br /&gt;o Rumah Sakit &amp;&lt;br /&gt;o Instansi lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;NARASUMBER&lt;br /&gt;1. Surya Ridwanna, Dip.Sc, MSi&lt;br /&gt;    Lembaga Sertifikasi Profesi Tenaga Laboratorium Penguji Indonesia   ---   Jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ir. Tri Herlianto, SH., MH., MM&lt;br /&gt;   Lembaga Advokasi Kesehatan Lampung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Helen Nainggolan, S.Si&lt;br /&gt;    Prodia   ---   Jakarta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PELAKSANAAN&lt;br /&gt;Seminar dilaksanakan pada&lt;br /&gt;a. Tanggal  : 26 Februari 2011&lt;br /&gt;b. Tempat  : Aula Bapelkes Propinsi Lampung&lt;br /&gt;c. Alamat  : Jln. Sukarno Hatta, Bandar Lampung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMBIAYAAN&lt;br /&gt;Biaya penyelengaraan berasal dari donatur :&lt;br /&gt;1. Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan&lt;br /&gt;2. CV. Mitra Maju Bersama Group,&lt;br /&gt;3. PT. Slara Niaga, Bandar Lampung&lt;br /&gt;4. PT. Kimia Farma, Bandar Lampung&lt;br /&gt;5. BP. Kalianda Sehat, Kalianda &amp;&lt;br /&gt;6. Donatur lainnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kalianda, 1 Februari 2011        &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Panitia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yuliana, A.Md AK &lt;br /&gt;NAP  : 14 – 05 – 0004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengetahui :&lt;br /&gt;Ketua DPC PATELKI LAMSEL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EDY PURWANTO, ST., Mkes&lt;br /&gt;NAP  : 14 – 05 – 0001&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Contact Person :&lt;br /&gt;1. Yuliana, AMd AK   : 0812 793 3799&lt;br /&gt;                            0858 410 68 972&lt;br /&gt;2. Filia, AMd AK  : 0856 696 910 78 &lt;br /&gt;3.      DPC PATELKI SE PROPINSI LAMPUNG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tiket  --  Rp 50.000,- &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2194734253430765446-4807069408164549056?l=labkeslamsel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/feeds/4807069408164549056/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2011/02/uji-kompetensi-tenaga-analis-kesehatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/4807069408164549056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/4807069408164549056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2011/02/uji-kompetensi-tenaga-analis-kesehatan.html' title='Uji Kompetensi Tenaga Analis Kesehatan'/><author><name>Edy P W</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2194734253430765446.post-7592808638568090014</id><published>2011-01-16T22:58:00.000-08:00</published><updated>2011-01-16T23:08:57.143-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_MR5OhnUA8zs/TTPqaXlbeqI/AAAAAAAAAG8/B7bfkwyJhE0/s1600/100_3873.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_MR5OhnUA8zs/TTPqaXlbeqI/AAAAAAAAAG8/B7bfkwyJhE0/s320/100_3873.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5563047703461198498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2194734253430765446-7592808638568090014?l=labkeslamsel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/feeds/7592808638568090014/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2011/01/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/7592808638568090014'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/7592808638568090014'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2011/01/blog-post.html' title=''/><author><name>Edy P W</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_MR5OhnUA8zs/TTPqaXlbeqI/AAAAAAAAAG8/B7bfkwyJhE0/s72-c/100_3873.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2194734253430765446.post-2596113228987133913</id><published>2010-12-21T06:17:00.000-08:00</published><updated>2010-12-21T06:29:06.000-08:00</updated><title type='text'>PATELKI CABANG LAMSEL</title><content type='html'>PERSATUAN AHLI TEKNOLOGI LABORATORIUM KESEHATAN INDONESIA&lt;br /&gt;KABUPATEN LAMPUNG SELATAN&lt;br /&gt;Jalan Indra bangsawan Telp. 0727. 322119 Kalianda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR ANGGOTA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No NAMA LENGKAP               LK PR N A P&lt;br /&gt;1 Edy Purwanto, ST., Mkes       V          14.05.0001&lt;br /&gt;2 Parman, SKM, Skep       V          14.05.0002&lt;br /&gt;3 Yus Baimbang Bilabora, SKM    V                 14.05.0003&lt;br /&gt;4 Yuliana, A.Md AK  V         14.05.0004&lt;br /&gt;5 Dady Triyanto               V          14.05.0005&lt;br /&gt;6 Suwarti, A.Md AK   V         14.05.0006&lt;br /&gt;7 Eri Murni Asih, A.Md AK  V         14.05.0007&lt;br /&gt;8 Dewi Sari, SKM                 V 14.05.0008&lt;br /&gt;9 Devi Purwaningsih, A.Md AK  V 14.05.0009&lt;br /&gt;10 Hera Prideltati, A.Md AK  V 14.05.00010&lt;br /&gt;11 Andriyani                 V 14.05.00011&lt;br /&gt;12 Rakhmawati, SKM                 V 14.05.00012&lt;br /&gt;13 Aprilia, A.Md AK         V 14.05.00013&lt;br /&gt;14 Puji Lestari, A.Md AK         V 14.05.00014&lt;br /&gt;15 Ester Silvana, SKM         V 14.05.00015&lt;br /&gt;16 Evi Agustina                 V 14.05.00016&lt;br /&gt;17 Sutanto, S.Fam, Apt         V  14.05.00017&lt;br /&gt;18 Husin                        V  14.05.00018&lt;br /&gt;19 Nurlela Diati                 V 14.05.00019&lt;br /&gt;20 Noprita Susanti, A.Md AK  V 14.05.00020&lt;br /&gt;21 Fitri Pusparini                 V 14.05.00021&lt;br /&gt;22 Sri Mulyani, A.Md AK         V 14.05.00022&lt;br /&gt;23 Novalia                         V 14.05.00023&lt;br /&gt;24 Rini Dwi Astuti, A.Md AK  V 14.05.00024&lt;br /&gt;25 Sumarsih                                V 14.05.00025&lt;br /&gt;26 Yoni Irawanto, A.Md AK       V          14.05.00026&lt;br /&gt;27 Sandi Juniarta               V          14.05.00027&lt;br /&gt;28 Sri Supriatini                 V 14.05.00028&lt;br /&gt;29 Fiktaria Liana                 V 14.05.00029&lt;br /&gt;30 Retno Listyawati         V 14.05.00030&lt;br /&gt;31 Eti Septiana, A.Md AK          V 14.05.00031&lt;br /&gt;32 Filia Yuniza, A.Md AK          V 14.05.00032&lt;br /&gt;33 Dian Apriani, A.Md AK         V 14.05.00033&lt;br /&gt;34 Elvariza Afriliya, A.Md AK  V 14.05.00034&lt;br /&gt;35 Daniatun, A.Md AK         V 14.05.00035&lt;br /&gt;36 Rolita Roma Horbo, A.Md AK   V 14.05.00036&lt;br /&gt;37 Dwi Retno Ningrum, A.Md AK  V 14.05.00037&lt;br /&gt;38 Rheza Alva Yusar, A.Md AK, S.Pd V  14.05.00038&lt;br /&gt;39 Jenni Resti Afrilia, A.Md AK  V 14.05.00039&lt;br /&gt;40 Sumartini, A.Md AK          V 14.05.00040&lt;br /&gt;41 Starlet Ernika, A.Md AK           V 14.05.00041&lt;br /&gt;42 Setia Rini, A.Md AK          V 14.05.00042&lt;br /&gt;43 Irma Lizza, A.Md AK           V 14.05.00043&lt;br /&gt;44 Ahlul Fikri Kurnia, A.Md AK V  14.05.00044&lt;br /&gt;45 Made Widarta, A.Md AK        V  14.05.00045&lt;br /&gt;46 Indah Dwi Aryani, A.Md AK  V 14.05.00046&lt;br /&gt;47 Trilia Jayami, A.Md AK         V 14.05.00047&lt;br /&gt;48 Dwi Susanto, A.Md AK        V  14.05.00048&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalianda , 9 Maret 2010&lt;br /&gt;Ketua,&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2194734253430765446-2596113228987133913?l=labkeslamsel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/feeds/2596113228987133913/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2010/12/patelki-cabang-lamsel.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/2596113228987133913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/2596113228987133913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2010/12/patelki-cabang-lamsel.html' title='PATELKI CABANG LAMSEL'/><author><name>Edy P W</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2194734253430765446.post-1518830608090563621</id><published>2010-10-23T06:00:00.000-07:00</published><updated>2010-10-23T06:05:56.682-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SMK3 LABKESDA'/><title type='text'>SISTEM MANAJEMEN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DI LABORATORIUM</title><content type='html'>Kesehatan dan Keselamatan Kerja Laboratorium Kesehatan&lt;br /&gt;Oleh Pusat Kesehatan Kerja&lt;br /&gt;I. PENDAHULUAN &lt;br /&gt;Di era globalisasi dan pasar bebas WTO dan GATT yang akan berlaku tahun 2020 mendatang, kesehatan dan keselamatan kerja merupakan salah satu prasyarat yang ditetapkan dalam hubungan ekonomi perdagangan barang dan jasa antar negara yang harus dipenuhi oleh seluruh negara anggota, termasuk bangsa Indonesia. Untuk mengantisipasi hal tersebut serta mewujudkan perlindungan masyarakat pekerja Indonesia; telah ditetapkan Visi Indonesia Sehat 2010 yaitu gambaran masyarakat Indonesia di masa depan, yang penduduknya hidup dalam lingkungan dan perilaku sehat, memperoleh pelayanan kesehatan yang bermutu secara adil dan merata, serta memiliki derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. &lt;br /&gt;Pelaksanaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) adalah salah satu bentuk upaya untuk menciptakan tempat kerja yang aman, sehat, bebas dari pencemaran lingkungan, sehingga dapat mengurangi dan atau bebas dari kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja yang pada akhirnya dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja. &lt;br /&gt;Kecelakaan kerja tidak saja menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materi bagi pekerja dan pengusaha, tetapi juga dapat mengganggu proses produksi secara menyeluruh, merusak lingkungan yang pada akhirnya akan berdampak pada masyarakat luas. &lt;br /&gt;Penyakit Akibat Kerja (PAK) dan Kecelakaan Kerja (KK) di kalangan petugas kesehatan dan non kesehatan kesehatan di Indonesia belum terekam dengan baik. Jika kita pelajari angka kecelakaan dan penyakit akibat kerja di beberapa negara maju (dari beberapa pengamatan) menunjukan kecenderungan peningkatan prevalensi. Sebagai faktor penyebab, sering terjadi karena kurangnya kesadaran pekerja dan kualitas serta keterampilan pekerja yang kurang memadai. Banyak pekerja yang meremehkan risiko kerja, sehingga tidak menggunakan alat-alat pengaman walaupun sudah tersedia. &lt;br /&gt;Dalam penjelasan undang-undang nomor 23 tahun 1992 tentang Kesehatan telah mengamanatkan antara lain, setiap tempat kerja harus melaksanakan upaya kesehatan kerja, agar tidak terjadi gangguan kesehatan pada pekerja, keluarga, masyarakat dan lingkungan disekitarnya. &lt;br /&gt;Diantara sarana kesehatan, Laboratorium Kesehatan merupakan suatu institusi dengan jumlah petugas kesehatan dan non kesehatan yang cukup besar. Kegiatan laboratorium kesehatan mempunyai risiko berasal dari faktor fisik, kimia, ergonomi dan psikososial. Variasi, ukuran, tipe dan kelengkapan laboratorium menentukan kesehatan dan keselamatan kerja. Seiring dengan kemajuan IPTEK, khususnya kemajuan teknologi laboratorium, maka risiko yang dihadapi petugas laboratorium semakin meningkat. &lt;br /&gt;Petugas laboratorium merupakan orang pertama yang terpajan terhadap bahan kimia yang merupakan bahan toksisk korosif, mudah meledak dan terbakar serta bahan biologi. Selain itu dalam pekerjaannya menggunakan alat-alat yang mudah pecah, berionisasi dan radiasi serta alat-alat elektronik dengan voltase yang mematikan, dan melakukan percobaan dengan penyakit yang dimasukan ke jaringan hewan percobaan. &lt;br /&gt;Oleh karena itu penerapan budaya “ aman dan sehat dalam bekerja “ hendaknya dilaksanakan pada semua Institusi di Sektor Kesehatan termasuk Laboratorium Kesehatan. &lt;br /&gt;II. FASILITAS LABORATORIUM &lt;br /&gt;• Laboratorium Kesehatan adalah sarana kesehatan yang melaksanakan pengukuran, penetapan dan pengujian terhadap bahan yang berasal dari manusia atau bahan yang bukan berasal dari manusia untuk penentuan jenis penyakit, penyebab penyakit, kondisi kesehatan dan faktor yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan perorangan dan masyarakat.  &lt;br /&gt;• Disain laboratorium harus mempunyai sistem ventilasi yang memadai dengan sirkulasi udara yang adekuat. &lt;br /&gt;• Disain laboratorium harus mempunyai pemadam api yang tepat terhadap bahan kimia yang berbahaya yang dipakai. &lt;br /&gt;• Kesiapan menghindari panas sejauh mungkin dengan memakai alat pembakar gas yang terbuka untuk menghindari bahaya kebakaran. &lt;br /&gt;• Untuk menahan tumpahan larutan yang mudah terbakar dan melindungi tempat yang aman dari bahaya kebakaran dapat disediakan bendung-bendung talam. &lt;br /&gt;• Dua buah jalan keluar harus disediakan untuk keluar dari kebakaran dan terpisah sejauh mungkin. &lt;br /&gt;• Tempat penyimpanan di disain untuk mengurangi sekecil mungkin risiko oleh bahan-bahan berbahaya dalam jumlah besar. &lt;br /&gt;• Harus tersedia alat Pertolongan Pertama Pada Kecelakaam (P3K). &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;BERSAMBUNG&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2194734253430765446-1518830608090563621?l=labkeslamsel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/feeds/1518830608090563621/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2010/10/sistem-manajemen-kesehatan-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/1518830608090563621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/1518830608090563621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2010/10/sistem-manajemen-kesehatan-dan.html' title='SISTEM MANAJEMEN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DI LABORATORIUM'/><author><name>Edy P W</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2194734253430765446.post-3907799130227464103</id><published>2010-06-23T06:31:00.000-07:00</published><updated>2010-06-23T06:33:12.011-07:00</updated><title type='text'>HARI TB SEDUNIA</title><content type='html'>BERANTAS TB PERLU KEMITRAAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut data WHO, pada tahun 2009 lebih dari 2 miliar orang, sama dengan sepertiga warga dunia, terinfeksi basil TB. Jika tidak mendapat pengobatan, setiap orang dengan TB aktif dapat menularkan kepada rata-rata 10 sampai 15 orang setiap tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia sudah berada pada arah yang tepat dalam pelaksanaan program penanggulangan Tuberkulosis (TB), dibuktikan dengan telah dicapainya target global sejak tahun 2006 yaitu penemuan kasus baru &gt;70% dan angka kesembuhan &gt;85%. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini setiap tahun ditemukan sekitar setengah juta kasus baru TB. Separuh diantaranya adalah kasus TB menular, menyebabkan lebih seratus ribu kematian. Sekitar 70% penderita TB merupakan usia produktif. Karena itu upaya pencegahan dan pemberantasan TB merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah baik lintas sektor maupun lintas program dan masyarakat termasuk sektor swasta.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Strategi nasional telah sejalan dengan petunjuk internasional ( WHO DOTS dan Stop TB ), &lt;br /&gt;Strategi yang direkomendasikan untuk mengendalikan TB (DOTS = Directly Observed Treatment Shortcourse) terdiri dari 5 komponen yaitu komitmen pemerintah untuk mempertahankan kontrol terhadap TB ; deteksi kasus TB di antara orang-orang yang memiliki gejala-gejala melalui pemeriksaan dahak ; pengobatan teratur selama 6-8 bulan yang diawasi ; ketersediaan obat TB yang rutin dan tidak terputus ; dan sistem laporan untuk monitoring dan evaluasi perkembangan pengobatan dan program.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tantangan baru yang ada mengharuskan semua pihak bergerak lebih cepat dan inovatif dengan memperkuat jejaring pelayanan bagi pasien TB dengan semangat kemitraan baik dengan berbagai sektor pemerintah, swasta maupun lembaga masyarakat. Hal ini sangat penting untuk mendukung keberhasilan program dalam melakukan ekspansi maupun kesinambungannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Hari TB Sedunia kali ini diperingati dengan seminar kesehatan sehari dengan tema “ BERANTAS TB PERLU KEMITRAAN”. Kegiatan ini dilaksanakan oleh  Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan bekerja sama dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Lampung Selatan dan didukung GF ATM Dinas Kesehatan Propinsi Lampung, organisasi  profesi bidang kesehatan, dan lembaga swadaya masyarakat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2194734253430765446-3907799130227464103?l=labkeslamsel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/feeds/3907799130227464103/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2010/06/hari-tb-sedunia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/3907799130227464103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/3907799130227464103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2010/06/hari-tb-sedunia.html' title='HARI TB SEDUNIA'/><author><name>Edy P W</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2194734253430765446.post-6648191714904087348</id><published>2010-02-22T20:46:00.000-08:00</published><updated>2010-02-22T20:49:44.999-08:00</updated><title type='text'>PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendahuluan&lt;br /&gt;Derajat kesehatan merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh dalam peningkatan  kualitas sumber daya manusia, oleh karena itu pembangunan kesehatan menempati peran penting dalam pembangunan.&lt;br /&gt;Penigkatan derajat kesehatan sangat dipengaruhi oleh faktor perilaku sehingga untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat perlu memperoleh perhatian utama dalam pembangunan kesehatan.&lt;br /&gt;Oleh karena fokus pembangunan pada peningkatan sumber daya manusia maka upaya-upaya yang dilakukan bukan hanya membantu masyarakat untuk mengenali dan mengatasi persoalan yang sedang dihadapi sekarang, tetapi juga untuk mengantisipasi tantangan peningkatan kualitas sumber daya manusia secara keseluruhan.&lt;br /&gt;Untuk mengantisipasi tantangan kualitas sumber daya manusia tersebut, diperlukan perilaku hidup bersih dan sehat yang mampu memelihara bahkan dapat mendorong meningkatkan kualitas kesehatan perorangan dan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian&lt;br /&gt;Perilaku hidup bersih dan sehat adalah tindakan yangd dilakukan oleh perorangan atau kelompok masyarakat yang sesuai dengan norma-norma kesehatan untuk memperoleh derajat kesehatan yang optimal menolong diri sendiri dan berperan serta aktif dalam pebangunan kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan &lt;br /&gt; Membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat bagi perorangan / keluarga / kelompok dan  masyarakat sehingga dapat memberikan dampak yang bermakna terhadap derajat kesehatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sasaran &lt;br /&gt;1. Tatanan Rumah Tangga&lt;br /&gt;2. Tatanan institusi pendidikan (sekolah, madrasah, dsb)&lt;br /&gt;3. Tatanan institusi kesehatan ( puskesmas, rumah sakit, klinik bersalin, dsb)&lt;br /&gt;4. Tatanan tempat kerja ( kantor, pabrik, tempat usaha )&lt;br /&gt;5. Tatanan tempat umum ( pasar, tempat ibadah, tempat rekreasi, dsb ) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan pokok&lt;br /&gt;1. Kesehatan ibu dan anak&lt;br /&gt; Ibu hamil memeriksa kesehatan minimal 4 kali selama masa kehamilan.&lt;br /&gt; Persalinan dibantu oleh tenaga kesehatan.&lt;br /&gt; Memberikan ASI pada bayi.&lt;br /&gt; Membawa bayi dan balita ke Posyandu atau sarana kesehatan stiap bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pangan dan gizi&lt;br /&gt; Makan makanan yang bervariasi dengan gizi yang seimang.&lt;br /&gt; Memggunakan garam beryodium.&lt;br /&gt; Ibu hamil agar menambah makanan yang mengandung zat besi.&lt;br /&gt; Mengamankan makanan dari bahaya pencemaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kesehatan lingkungan&lt;br /&gt; Menggunakan jamban bila buang air besar.&lt;br /&gt; Menggunakan air bersih.&lt;br /&gt; Mencuci tangan dengan sabun sebelum menyajikan makanan.&lt;br /&gt; Mencuci tangan dengan sabun sesudah  buang air besar.&lt;br /&gt; Membuang sampah pada tempatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Gaya hidup&lt;br /&gt; Berolah raga secara teratur.&lt;br /&gt; Menghindari rokok.&lt;br /&gt; Menghindari minuman keras dan narkoba.&lt;br /&gt; Menyadari bahaya AIDS dan berupaya menanggulangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Peran serta dalam upaya kesehatan&lt;br /&gt; Balita mengikuti imunisasi lengkap.&lt;br /&gt; Memanfaatkan sarana kesehatan secara optimal.&lt;br /&gt; Menjadi peserta Dana Sehat.&lt;br /&gt; Mandiri untuk hidup sehat ( missal ; menyediakan obat ringan dan batra ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah tangga yang baik menurut PHBS&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Perilaku setiap hari.&lt;br /&gt;1. Membuka jendela kamar tidur setiap hari.&lt;br /&gt;2. Membuka jendela ruang keluarga setiap hari.&lt;br /&gt;3. Membersihkan rumah dan halaman setiap hari.&lt;br /&gt;4. Membuang tinja bayi dan balita setiap hari.&lt;br /&gt;5. Membuang sampah pada tempat sampah setiap hari.&lt;br /&gt;6. Mencuci tangan menggunakan sabun sebelum dan sesudah menjamah makanan dan minuman.&lt;br /&gt;7. Menggunakan jamban sehat.&lt;br /&gt;8. Menggunakan air bersih.&lt;br /&gt;9. Memotong kuku hingga pendek dan sering disikat dengan sikat halus/nilon.&lt;br /&gt;10. Diutamankan menempatkan sabun pada dispenser.&lt;br /&gt;11. Rambut dipotong pendek dan rapi.&lt;br /&gt;12. Menutup hidung dengan sapu tangan di waktu bersin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2194734253430765446-6648191714904087348?l=labkeslamsel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/feeds/6648191714904087348/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2010/02/perilaku-hidup-bersih-dan-sehat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/6648191714904087348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/6648191714904087348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2010/02/perilaku-hidup-bersih-dan-sehat.html' title='PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT'/><author><name>Edy P W</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2194734253430765446.post-4721868427266899599</id><published>2010-02-22T20:26:00.000-08:00</published><updated>2010-02-22T20:39:43.644-08:00</updated><title type='text'>SANITASI PMT - AS</title><content type='html'>Pemberian makanan tambahan anak sekolah ( PMT-AS ) adalah kegiatan pemberian makanan tambahan yang ditujukan kepada  anak sekolah dasar atau madrasah yang bertujuan untuk memperbaiki kondisi gizi mereka , sehingga dapat mengikuti proses belajar yang baik.&lt;br /&gt;Tujuan  : agar pengelola, penjamah dan konsumen makanan memahami dan mampu menangani makanan tambahan lebih sehat, sehingga menjamin keamanan dan kesehatan makanan yang diolah melalui pemahaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Cara pemilihan bahan yang baik&lt;br /&gt;b. Tempat pengolahan makanan&lt;br /&gt;c. Penanganan dan pencucian alat masak&lt;br /&gt;d. Cara penjamahan dan pengolahan makanan&lt;br /&gt;e. Hygiene perorangan bagi penjamah dan murid sekolah&lt;br /&gt;f. Cara pewadahan dan penyimpanan makanan&lt;br /&gt;g. Cara pengangkutan makanan&lt;br /&gt;h. Jenis makanan yang berisiko menimbulkan gangguan kesehatan&lt;br /&gt;i. Rantai penularan penyakit&lt;br /&gt;j. Keracunan makanan dan penanggulangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Cara pemilihan bahan yang baik&lt;br /&gt;1. Ciri daging yang baik&lt;br /&gt;• Warna cerah, tidak pucat&lt;br /&gt;• Tidak tercium bau busuk&lt;br /&gt;• Elastis&lt;br /&gt;• Tidak lengket&lt;br /&gt;2. Ciri telur yang baik&lt;br /&gt;• Tidak retak, pecah / bocor&lt;br /&gt;• Bersih dari noda / kotoran&lt;br /&gt;• Bila diteropong terlihat terang dan bersih&lt;br /&gt;• Bila dikocok tidak kocak&lt;br /&gt;     3.  Ciri biji-bijian dan sayuran yang baik &lt;br /&gt;• Warna cerah, isi penuh dan tidak keriput&lt;br /&gt;• Rapat, tidak berlubang-lubang&lt;br /&gt;• Permukaan bersih, tidak ada noda pestisida / jamur&lt;br /&gt;• Tidak tumbuh tunas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Tempat pengolahan makanan&lt;br /&gt;1. Air bersih&lt;br /&gt;• Tersedia air berih cukup kuantitas&lt;br /&gt;• Air bersih memenuhi syarat kualitas kesehatan&lt;br /&gt;2. Tempat cuci alat masak&lt;br /&gt;• Tempat cuci alat masak / makan dilengkap[I dengan air dan bahan pembersih yang cukup&lt;br /&gt;• Air limbah dan sampah ditangani denagn seksama&lt;br /&gt;    3.  Ruang untuk masak makanan &lt;br /&gt;• Berventilasi dan pencahayaan yang baik&lt;br /&gt;• Meja peracikanbersih dan tahan gores&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Penanganan dan pencucian alat masak&lt;br /&gt;1. Jangan menggunakan alat makan yang gompel, retak / tidak utuh lagi&lt;br /&gt;2. Cuci alat makan / masak dengan pembersih dan penggosok serta bilas dengan air cukup&lt;br /&gt;3. Simpan alat makan / masak yang bersih pada tempat yang terlindung dari pencemaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Cara penjamahan dan pengolahan makanan&lt;br /&gt;1. Pergunakan alat makan untuk menjamah makanan.&lt;br /&gt;2. Cuci bahan makanan sebelum dimasak&lt;br /&gt;3. Ratakan suhu makanan dengan cara membalik dan mengaduk.&lt;br /&gt;4. Simpan makanan matang pada tempat tertutup&lt;br /&gt;5. Jangan menggunakan alat makan yang sama untuk makanan matang dan mentah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Hygiene perorangan bagi penjamah dan murid sekolah&lt;br /&gt;1. Jaga kebersihan tangan, kuku dan pakaian&lt;br /&gt;2. Jaga kebersihan badan, tidak berpenyakit kulit, korengan atau batuk&lt;br /&gt;3. Cuci tangan sebelum menjamah makanan&lt;br /&gt;4. Hindari mengorek lubang hidung, telinga dan badan selama menjamah makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Cara pewadahan dan penyimpanan makanan &lt;br /&gt;1. Gunakan pembungkus makanan yang bersih&lt;br /&gt;2. Jangan menggunakan kertas Koran, karena mencemari makanan.&lt;br /&gt;3. Simpan makanan pada suhu dibawah 10 0 C dan diatas 60 0 C.&lt;br /&gt;4. Dipisahakan bahan makanan dan makanan matang. Untuk menghiondari kontaminasi silang.&lt;br /&gt;5. Makanan yang sudah matang harus dikonsumsi adalam waktu kurang dari 6 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;g. Cara pengangkutan makanan&lt;br /&gt;1. Pengengkutan bahan makanan / makanan tidak tercampur dengan bahan barbahaya dan beracun seperti pupuk, obat hama dan lain-lain&lt;br /&gt;2. Kendaraan pengangkut harus bersih.&lt;br /&gt;3. Isi makanan tidak terlampau penuh untuk mencegah tumpah Karen goyangan&lt;br /&gt;4. Wadah makanan diupayakan selalu tertutup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;h. Jenis makanan yang berisiko menimbulkan gangguan kesehatan&lt;br /&gt;1. Makana mudah rusak&lt;br /&gt;Makanan yang mengandung protein dan kadar air tinggi seperti makanan yang terbuat dari daging, ikan susu.&lt;br /&gt;2. Makanan yang relatif aman&lt;br /&gt;Makanan yang sedikit kadar air. Seperti biscuit dan lain-lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i. Rantai penularan penyakit&lt;br /&gt;1. Jenis bahan pencemaran makanan&lt;br /&gt;• Pencemaran biologis : bakteri, virus, cacing&lt;br /&gt;• Pencemaran kimia : logam berat, pestisida&lt;br /&gt;• Pencemaran fisik : kerikil, rambut dan lain-lain&lt;br /&gt;2. Sumber pencemaran makanan&lt;br /&gt;• Penjamah makanan&lt;br /&gt;• Serangga&lt;br /&gt;• Tikus dan hewan piaraan&lt;br /&gt;• Alat nakan . amsak : pisau&lt;br /&gt;• Lingkungan, missal air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;j. Keracunan makanan dan penanggulangan&lt;br /&gt;1. jenis penyakit / keracunan makanan&lt;br /&gt;• Keracunan  karena bakteri : Staphylococcus, bongkrek&lt;br /&gt;• Karena virus : hepatitis&lt;br /&gt;• Karena parasit, cacing gelang, cacing pita, cacing kremi&lt;br /&gt;• Karena zat kimia : pestisida, BTM&lt;br /&gt;• Keracunan alami : jengkol, kerang, dan lain-lain&lt;br /&gt;2. Gejala keracunan makanan&lt;br /&gt;• Gangguan pencernaan, mual, sakit perut, kejang, mencret&lt;br /&gt;3. Tindakan pencegahan dan penanggulangan keracunan makanan&lt;br /&gt;• Gunakan bahan makanan yang kondisinya baik belum kedaluwarsa&lt;br /&gt;• Amankan makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan.&lt;br /&gt;• Segera lapor dan minta pertolongan petugas kesehatan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2194734253430765446-4721868427266899599?l=labkeslamsel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/feeds/4721868427266899599/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2010/02/sanitasi-pmt-as.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/4721868427266899599'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/4721868427266899599'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2010/02/sanitasi-pmt-as.html' title='SANITASI PMT - AS'/><author><name>Edy P W</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2194734253430765446.post-7857889993525119652</id><published>2010-02-22T20:10:00.000-08:00</published><updated>2010-02-22T20:15:10.110-08:00</updated><title type='text'>Undangan Seminar, Workshop &amp; Muswil DPW PATELKI LAMPUNG</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; PERSATUAN AHLI TEKNOLOGI LABORATORIUM KESEHATAN INDONESIA&lt;br /&gt;                     DEWAN PERWAKILAN CABANG LAMPOON SELATAN&lt;br /&gt;                Jln. Indra bangsawan ( Dinas Kesehatan ) Kalianda&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kalianda,  15 Februari 2010&lt;br /&gt;Nomor         :  005  /UM/DPC-PATELKI 07-08&lt;br /&gt;Lampiran : 1 Berkas&lt;br /&gt;Perihal         :  Undangan Seminar, Workshop &amp; Muswil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Yth.&lt;br /&gt;Sdr.  Ka. PKM se Lampung Selatan.&lt;br /&gt;di –&lt;br /&gt;         Tempat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan hormat,&lt;br /&gt;Menindaklanjuti surat dari Dewan Pimpinan Wilayah Lampung Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Kesehatan Indonesia ( DPW PATELKI LAMPUNG ) nomor : 01/PANMUSWIL/02/10 tanggal 11 Februari 2010  tentang penyelenggaraan Seminar, Workshop &amp; Muswil.&lt;br /&gt;Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Kesehatan Indonesia Cabang Lampung Selatan     ( DPC PATELKI LAMSEL ) mengharap kepada saudara agar menyampaikan informasi kepada tenaga laboratorium, bahwa :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Workshop Phlebotomy dilaksanakan tanggal 13 Maret 2010 di Balai laboratorium Kes BDL biaya Rp 100.000,- ( terbatas 100 orang se Prop. Lampung ). &lt;br /&gt;2. Seminar Nasional &amp; Muswil dilaksanakan tanggal 14 Maret 2010 di Hotel marcpolo ( dalam konfirmasi ) biaya Rp 50.000,-.&lt;br /&gt;3. Registrasi &amp; pembayaran paling lambat tanggal 4 Maret 2010.&lt;br /&gt;4. Mengisi biodata bagi tenaga laboratorium yang belum menjadi anggota PATELKI LAMSEL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Info lebih lanjut hub :&lt;br /&gt;1. Yuliana, AMD AK HP      : 0812 793 3799&lt;br /&gt;2. Filia, AMD AK  HP : 0856 696 910 78 &lt;br /&gt;Demikianlah atas kerja sama yang baik di ucapkan terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;                          Ketua DPC PATELKI LAMSEL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                          EDY PURWANTO, ST., Mkes&lt;br /&gt;                          NAP  : 14 – 05 – 0001&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2194734253430765446-7857889993525119652?l=labkeslamsel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/feeds/7857889993525119652/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2010/02/undangan-seminar-workshop-muswil-dpw.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/7857889993525119652'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/7857889993525119652'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2010/02/undangan-seminar-workshop-muswil-dpw.html' title='Undangan Seminar, Workshop &amp; Muswil DPW PATELKI LAMPUNG'/><author><name>Edy P W</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2194734253430765446.post-6395679864899810907</id><published>2010-02-20T07:36:00.000-08:00</published><updated>2010-02-20T07:45:04.814-08:00</updated><title type='text'>PERSATUAN AHLI TEKNOLOGI LABORATORIUM KESEHATAN INDONESIA KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Jalan Indra bangsawan Telp. 0727. 322119 Kalianda</title><content type='html'>DAFTAR ANGGOTA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No NAMA LENGKAP               LK PR N A P&lt;br /&gt;1 Edy Purwanto, ST., Mkes       V          14.05.00001&lt;br /&gt;2 Parman, SKM, Skep       V          14.05.00002&lt;br /&gt;3 Yus Baimbang Bilabora, SKM V         14.05.00003&lt;br /&gt;4 Yuliana                         V 14.05.00004&lt;br /&gt;5 Dady Triyanto                        V 14.05.00005&lt;br /&gt;6 Suwarti                         V 14.05.00006&lt;br /&gt;7 Eri Murni Asih                 V 14.05.00007&lt;br /&gt;8 Dewi Sari                 V 14.05.00008&lt;br /&gt;9 Devi Purwaningsih         V 14.05.00009&lt;br /&gt;10 Hera Prideltati                 V 14.05.000010&lt;br /&gt;11 Andriyani                 V 14.05.000011&lt;br /&gt;12 Rakhmawati                 V 14.05.000012&lt;br /&gt;13 Aprilia                         V 14.05.000013&lt;br /&gt;14 Puji Lestari                 V 14.05.000014&lt;br /&gt;15 Ester Silvana                 V 14.05.000015&lt;br /&gt;16 Evi Agustina                 V 14.05.000016&lt;br /&gt;17 Sutanto                  V  14.05.000017&lt;br /&gt;18 Husin                        V  14.05.000018&lt;br /&gt;19 Nurlela Diati                 v        14.05.000019&lt;br /&gt;20 Noprita Susanti                 V 14.05.000020&lt;br /&gt;21 Fitri Pusparini                 V 14.05.000021&lt;br /&gt;22 Sri Mulyani                 V 14.05.000022&lt;br /&gt;23 Novalia                         V 14.05.000023&lt;br /&gt;24 Rini Dwi Astuti                 V 14.05.000024&lt;br /&gt;25 Sumarsih                               V 14.05.000025&lt;br /&gt;26 Yoni Irawanto               V           14.05.000026&lt;br /&gt;27 Sandi Juniarta               V            14.05.000027&lt;br /&gt;28 Sri Supriatini                 V 14.05.000028&lt;br /&gt;29 Fiktaria Liana                 V 14.05.000029&lt;br /&gt;30 Retno Listyawati         V 14.05.000030&lt;br /&gt;31 Eti Septiana                 V 14.05.000031&lt;br /&gt;32 Filia Yuniza                 V 14.05.000032&lt;br /&gt;33 Dian Apriani                 V 14.05.000033&lt;br /&gt;34 Elvariza Afriliya         V 14.05.000034&lt;br /&gt;35 Daniatun                 V 14.05.000035&lt;br /&gt;36 Rolita Roma Horbo         V 14.05.000036&lt;br /&gt;37 Dwi Retno Ningrum         V 14.05.000037&lt;br /&gt;38    &lt;br /&gt;39    &lt;br /&gt;40    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalianda ; 4 juni 2009&lt;br /&gt;Ketua &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EDY PURWANTO, ST., MKes&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2194734253430765446-6395679864899810907?l=labkeslamsel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/feeds/6395679864899810907/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2010/02/persatuan-ahli-teknologi-laboratorium.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/6395679864899810907'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/6395679864899810907'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2010/02/persatuan-ahli-teknologi-laboratorium.html' title='PERSATUAN AHLI TEKNOLOGI LABORATORIUM KESEHATAN INDONESIA KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Jalan Indra bangsawan Telp. 0727. 322119 Kalianda'/><author><name>Edy P W</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2194734253430765446.post-27131391635388351</id><published>2009-12-01T06:42:00.000-08:00</published><updated>2009-12-01T06:57:30.611-08:00</updated><title type='text'>7 Tips Ampuh bagi Para Pemula agar Terus Melaju di Bisnis Internet</title><content type='html'>Masuk ke dunia bisnis internet bisa jadi begitu menakutkan bagi pebisnis internet pemula. Tapi tak perlu takut. Perhatikan tujuh tips berikut ini bagi anda para pemula agar tidak cepat KO sebelum keberhasilan di bisnis internet datang menjemput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda siap?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketujuh tips ampuh yang dapat memacu anda untuk terus maju dan menghindarkan anda dari jurang kegagalan bisnis internet. Silakan simak…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Lihat Keuntungan Berbisnis Internet. Mungkin sudah sering saya katakan berbagai keuntungan berbisnis internet. Seperti bisnis anda akan terus berjalan otomatis dalam 24 jam, 7 hari dalam seminggu, tanpa hari libur! Anda bisa meluangkan lebih banyak waktu untuk keluarga, untuk pergaulan sosial anda, dan anda bisa liburan kapanpun anda mau. Dan masih banyak lagi keuntungan lainnya. Jadikan itu motivasi bagi anda untuk terus melaju di bisnis internet ini&lt;br /&gt;   2. Mulai Pelan-Pelan. Menjadi full timer di bisnis internet mungkin tujuan anda nantinya. Namun kalau boleh saya berpesan, mulai pelan-pelan. Jangan terlalu terburu nafsu. Kalau saat ini anda masih bekerja offline, anda bisa ikuti beberapa program di internet di sela-sela waktu luang anda. Pelajari berbagai hal teknis terkait bisnis ini seperti bagaimana melakukan promosi, bagaimana membangun situs web, dan lainnya. Ini bisa anda lakukan di waktu luang anda. Pelajari dan ACTION-kan pelan-pelan. Sampai anda mendapatkan penghasilan yang cukup dan rutin dari bisnis internet, jangan buru-buru keluar dari tempat kerja anda. Mungkin ada banyak hal yang perlu dipelajari, tapi jika anda fokus, hasilnya  akan anda rasakan nantinya.&lt;br /&gt;   3. Bangun Penghasilan Online Pertama Anda. Ini yang perlu anda perhatikan, dari mana anda akan mendapatkan penghasilan pertama dari bisnis internet. Fokuslah di sana dan bangun pelan-pelan penghasilan bisnis internet anda.&lt;br /&gt;   4. Kesuksesan Membutuhkan Pengorbanan. Bila suatu hari nanti anda mulai berhasil membangun bisnis internet anda, dan dari sana anda menemukan formula ampuh yang membuat anda menghasilkan uang melimpah dari internet, kira-kira maukah anda mengatakannya ke setiap orang? Saya rasa tidak. Untuk sampai pada tahap itu saya yakin anda telah berkorban banyak hal. Bukan cuma secara materi namun juga waktu yang tidak akan pernah kembali. Selalu ada harga yang harus dibayar untuk mengecap manisnya keberhasilan.&lt;br /&gt;   5. Atur Kegiatan Bisnis Anda. Sekalipun saya katakan bisnis internet ini bisa membuat anda kerja santai, namun sama sekali tidak ada alasan bagi anda untuk bersikap berantakan. Anda harus tetap mengatur kegiatan serta proses bisnis internet anda dengan penuh kedisiplinan. Cek email secara rutin. Atur folder dan file dalam komputer anda agar lebih mudah bagi anda untuk menemukannya. Rapikan tempat kerja anda  agar anda lebih nyaman dalam beraktivitas.&lt;br /&gt;   6. Ikuti Kata Hati Anda. 10 tahun, 20 tahun atau mungkin 30 tahun nanti, anda ingin kehidupan anda seperti apa? Pastinya anda ingin kehidupan yang lebih baik. Bila segelintir kesusahan di awal bisnis internet menyurutkan langkah anda untuk terus melaju, silakan tanyakan pada kata hati anda: “apakah secuil kesusahan ini akan membuat saya berhenti untuk menjemput kehidupan saya yang JAUH lebih baik nantinya?”&lt;br /&gt;   7. Komitmen dan dedikasi. Setiap contoh keberhasilan dari para pebisnis internet yang saya temui memiliki satu kesamaan. Apa itu? Komitmen dan dedikasi! Mereka mau bekerja keras dalam jangka waktu panjang untuk mencapai apa yang di-cita-citakannya. Bukan hanya karena hari ini yang diharapkan belum terwujud dan yang dihasilkan belum sesuai harapan, kemudian berhenti dan STOP ACTION. Namun mereka terus melaju dan tidak pernah berhenti ACTION untuk mencapai cita-citanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2194734253430765446-27131391635388351?l=labkeslamsel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/feeds/27131391635388351/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2009/12/7-tips-ampuh-bagi-para-pemula-agar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/27131391635388351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/27131391635388351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2009/12/7-tips-ampuh-bagi-para-pemula-agar.html' title='7 Tips Ampuh bagi Para Pemula agar Terus Melaju di Bisnis Internet'/><author><name>Edy P W</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2194734253430765446.post-5681265185343999376</id><published>2009-12-01T03:52:00.001-08:00</published><updated>2009-12-01T07:10:48.616-08:00</updated><title type='text'>SAHABAT BISNIS INTERNET DAHSYAT !!!</title><content type='html'>Rahasia tersembunyi dibalik bisnis internet yang mampu menggelembungkan saldo rekening Anda. Terbukti secara nyata dan sangat mengejutkan.  System Mesin Uang Otomatis ( SMUO ) menjawab semua kesulitan bisnis internet anda, baik bisnis menjual produk reseller SMUO ataupun keinginan untuk membangun perusahaan online sendiri, karena semua Info yang anda butuhkan ada disini.   http://www.formulabisnis.com/?id=edy-pw&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2194734253430765446-5681265185343999376?l=labkeslamsel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/feeds/5681265185343999376/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2009/12/httpwww.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/5681265185343999376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/5681265185343999376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2009/12/httpwww.html' title='SAHABAT BISNIS INTERNET DAHSYAT !!!'/><author><name>Edy P W</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2194734253430765446.post-6203577532649125915</id><published>2009-10-12T23:31:00.000-07:00</published><updated>2009-10-12T23:38:56.798-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='labkeslamsel air minum tds elektrolisa'/><title type='text'>AIR MINUM, TDS &amp; ELEKTROLISA</title><content type='html'>Air minum dalam kemasan ( AMDK ) itu ada dua macam produknya, yaitu air minum bermineral dan demineral. Air minum bermineral bisa berasal dari air bakunya atau ditambahkan zat yang diinginkan, berupa mineral, logam, ion negatif ataupun ion positif. Sedangkan air minum demineral yaitu produk olahan air baku yang diminalisir zat-zat dalam air baku. Jenis air ini didapatkan dari cara pengolahan secara destilasi, deionisasi, reverse osmosis dan proses setara. Kedua AMDK tersebut wajib diolah menggunakan sistem yang paling minimal yang distandartkan oleh Departemen Perindustrian pada SNI no : SNI – 01-6242-2000, SNI 01-3553-2006 untuk air mineral alami. Adapun kualitas air yang diperbolehkan ada di dalam AMDK wajib mengacu pada  Kepmenkes no : 907 tahun 2002 tantang Syarat-Syarat dan Pengawasan Kualitas Air Minum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara untuk menetukan AMDK layak minum atau tidak, yaitu melalui pemeriksaan sampel di laboratorium yang mengacu pada SNI 01 – 3554 tentang cara uji air minum dalam kemasan, disana ditentukan parameter yang diuji meliputi : bau, rasa, warna, kekeruhan, zat terlarut, organik dan seterusnya sesuai yang tercantum di Kepmenkes no 907 tahun 2002.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang ada produk AMDK yang penjualannya berpromosi dengan demo kemasyarakat menggunakan  TDS meter dan alat elektrolisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan SNI 01 – 3554 tentang cara uji air minum dalam kemasan. Cara uji dengan TDS meter berbentuk pen dalam demo memang tidak dilarang ( menurut saya ya sah-sah aja) artinya untuk mengetahui zat padat terlarut dengan alat tersebut telah sesuai dengan SNI 01 – 3554.  &lt;br /&gt;Penggunaan alat elektrolisa pada demo penjualan AMDK adalah cara yang tidak berdasarkan SNI dan hasil dari proses elektrolisis yang berupa flok / endapan yang berwarna - warni tidak dapat digunakan untuk menyimpulkan bahwa sampel air sehat atau tidak sehat karena dalam endapan tersebut tidak jelas parameternya dan konsentrasinya. Jadi endapan tersebut bukan zat yang terkandung dalam sampel air melainkan hasil dari proses elktrosisis sehingga tidak bisa diterapkan ke Kepmenkes no 907 tahun 2002.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2194734253430765446-6203577532649125915?l=labkeslamsel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/feeds/6203577532649125915/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2009/10/air-minum-tds-elektrolisa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/6203577532649125915'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/6203577532649125915'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2009/10/air-minum-tds-elektrolisa.html' title='AIR MINUM, TDS &amp; ELEKTROLISA'/><author><name>Edy P W</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2194734253430765446.post-6902443470378589860</id><published>2009-10-07T21:24:00.000-07:00</published><updated>2009-11-19T19:45:55.396-08:00</updated><title type='text'>Balai Laboratorium Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;DINAS KESEHATAN KABUPATEN LAMPUNG SELATAN&lt;br /&gt;UNIT PELAKSANA TEKNIS&lt;br /&gt;BALAI LABORATORIUM KESEHATAN&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;PROFIL&lt;br /&gt;Balai Laboratorium Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan merupakan Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesehatan yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEJARAH SINGKAT&lt;br /&gt;1993 : Laboratorium Pengawasan Kualitas Air yang berlokasi di Laboratorium RSU Kalianda.&lt;br /&gt;1997 : Laboratorium Pengawasan Kualitas Air pindah lokasi di Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan.&lt;br /&gt;2009 : Laboratorium Pengawasan Kualitas Air meningkat menjadi Balai Laboratorium Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan.&lt;br /&gt;2010 : Balai Laboratorium Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan pindah ke gedung baru yang berlokasi .....................................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VISI, MISI DAN PERAN&lt;br /&gt;Visi : Menjadi Balai Laboratorium yang  bermutu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misi : &lt;br /&gt;1. Meningkatkan kualitas jasa pelayanan pemeriksaan laboratorium sesuai standar ISO/IEC 17025:2005 &lt;br /&gt;2. Mengoptimalkan tugas pokok dan fungsi sebagai laboratorium rujukan, pendidikan, pelatihan, penelitian dan pengembangan. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Motto : Untuk Anda kami memberikan yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUGAS POKOK DAN FUNGSI&lt;br /&gt;Berdasarkan Peraturan Bupati Lampung Selatan nomor : 6 tahun 2009 tentang Pembentukan, Organisasi Dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Kabupaten Lampung Selatan. Tugas Pokok dan Fungsi Balai Laboratorium Kesehatan Lampung Selatan  adalah :&lt;br /&gt;a. mengendalikan pelaksanaan program dan kebijakan teknis dibidang laboratorium kesehatan daerah di Kabupaten Lampung Selatan;&lt;br /&gt;b. memberian pelayanan uji laboratorium kepada masyarakat di bidang kesehatan;&lt;br /&gt;c. melaksanaan pemeriksaan mikrobiologi;&lt;br /&gt;d. melaksanaan pemeriksaan kimia klinik;&lt;br /&gt;e. melaksanaan pemeriksaan urinalisis;&lt;br /&gt;f. melaksanaan pemeriksaan makanan dan minuman;&lt;br /&gt;g. melaksanaan pemeriksaan kesehatan masyarakat;&lt;br /&gt;h. melaksanaan pemeriksaan kesehatan lingkungan;&lt;br /&gt;i. melaksanaan pemeriksaan mutu eksternal dan internal;&lt;br /&gt;j. melaksanaan bimbingan teknis kelaboratoriuman;&lt;br /&gt;k. melaksanaan pemeriksaan rujukan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Organisasi&lt;br /&gt;Sesuai dengan Peraturan Bupati Lampung Selatan nomor : 6 tahun 2009 tentang Pembentukan, Organisasi Dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Kabupaten Lampung Selatan. Jumlah pejabat struktural di Balai Laboratorium Kesehatan Lampung Selatan sejumlah 2 orang, yaitu:&lt;br /&gt;1. Jabatan Eselon IV a sejumlah 1 orang yaitu: Kepala Balai Laboratorium Kesehatan Lampung Selatan. &lt;br /&gt;2. Jabatan Eselon IV.b sejumlah 1 orang yaitu: Kepala Sub Bagian Tata Usaha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelayanan&lt;br /&gt;Pelayanan pemeriksaan laboratorium meliputi :&lt;br /&gt;Bakteriologi klinik&lt;br /&gt;Pemeriksaan mikroskopis, biakan kuman dari sampel darah, urin, tinja, sputum dan cairan tubuh yang lain serta melakukan uji kepekaan antibiotika&lt;br /&gt;Bakteriologi Sanitasi :&lt;br /&gt;Pemeriksaan bakteriologi untuk bahan-bahan berasal dari luar tubuh manusia seperti air minum, air bersih, air badan air, air limbah, air kolam renang, makanan dan minuman dari industri rumah tangga, jasa boga, restauran serta uji sterilitas alat, bahan dan ruang operasi/perawatan.&lt;br /&gt;Parasitologi&lt;br /&gt;Pemeriksaan mikroskopis berbagai jenis parasit seperti pemeriksaan mikroskopis telor cacing, amuba, malaria, filaria sedangkan untuk pemeriksaan jamur meliputi pemeriksaan mikroskopis dan biakan.&lt;br /&gt;Serologi&lt;br /&gt;Pemeriksaan yang dilakukan antara lain untuk : syphilis, hepatitis, toxoplasmosis, anti HIV, Rheumatoid Factor, Rheumatoid Arthritis, Widal, Uji Kehamilan, chikungunya, DHF, Test kehamilan.&lt;br /&gt;Patologi&lt;br /&gt;Melakukan pemeriksaan hematologi, kimia klinik, dan urinalisa.&lt;br /&gt;Kimia Kesehatan&lt;br /&gt;Melakukan pemeriksaan secara kimiawi untuk bahan-bahan seperti air minum, air bersih, air badan air, air limbah, air kolam renang, makanan dan minuman dari perorangan, industri, jasa boga dll. Disamping itu juga melakukan pemeriksaan toksikologi, pestisida serta tes untuk narkoba.&lt;br /&gt;Jejaring Sistim Rujukan&lt;br /&gt;Pelayanan pemeriksaan laboratorium berasal dari :&lt;br /&gt;1. Permintaan sendiri, dokter praktik, puskesmas, dan instansi lain.&lt;br /&gt;2. Pemeriksaan laboratorium untuk kasus-kasus KLB, diantaranya KLB keracunan makanan, Difteri, Chikungunya, Gastroenteritis, Malaria, dan TB Paru. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan dan Pelatihan&lt;br /&gt;Pendidikan dan Pelatihan yang dilaksanakan meliputi pelatihan tenaga laboratorium tingkat regional dan nasional.&lt;br /&gt;Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan yang dilakukan antara lain :&lt;br /&gt;• Melaksanakan Pelatihan tenaga laboratorium Puskesmas untuk berbagai materi pemeriksaan a.l. Pemeriksaan mikroskopis TB, Malaria, HIV-AIDS, Avian Influenza (AI), Kimia Klinik, Hematologi, serta pelatihan lain sesuai dengan kebutuhan. &lt;br /&gt;• Sebagai lahan praktek untuk mahasiswa-mahasiswa pemerintah dan swasta. &lt;br /&gt;• Tempat magang bagi tenaga laboratorium ataupun tenaga lanin baik pemerintah maupun swasta. &lt;br /&gt;Melaksanakan on the job training pengambilan spesimen untuk kasus-kasus Kejadian luar biasa (KLB) seperti KLB Diptheri, Campak, Flu Burung, dll.&lt;br /&gt;Pelayanan lain&lt;br /&gt;1. Melayani pengambilan spesimen ditempat (rumah, instansi pemerintah, instansi swasta) &lt;br /&gt;2. Menyediakan media &amp; reagensia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMERINTAH KABUPATEN LAMPUNG SELATAN&lt;br /&gt;DINAS KESEHATAN &lt;br /&gt;LABORATORIUM  PENGAWASAN  KUALITAS  AIR&lt;br /&gt;JALAN INDRA BANGSAWAN TELP. (0727) 322059, 322119&lt;br /&gt;K A L I A N D A&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIAYA PEMERIKSAAN KUALITAS AIR DAN LINGKUNGAN&lt;br /&gt;Berdasarkan  :Surat Keputusan Sekretaris Jenderal Depkes RI&lt;br /&gt;Nomor  : HK.00.SJ.SK.XI.0834&lt;br /&gt;Tanggal  : 10 September 1998&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No Kualitas Biaya&lt;br /&gt;I. AIR MINUM &lt;br /&gt; Kualitas Fisika dan kimia Rp 150.000,-&lt;br /&gt; Parameter  : bau, rasa, kekeruhan, TDS, suhu,  &lt;br /&gt; Besi, mangan, nitar, nitrit, kesadahan, dan pH. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Kualitas bakteriologis &lt;br /&gt; Koliform, kolitinja Rp 60.000,-&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;II. AIR BERSIH &lt;br /&gt; Kualitas Fisika dan kimia Rp 150.000,-&lt;br /&gt; Parameter  : bau, rasa, kekeruhan, TDS, suhu,  &lt;br /&gt; Besi, mangan, nitar, nitrit, kesadahan, dan pH. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Kualitas bakteriologis &lt;br /&gt; Koliform Rp 30.000,-&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;III. AIR LIMBAH Rp 275.000,-&lt;br /&gt; Parameter  : COD, BOD, TSS, dan DO &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;IV.  KOLAM RENANG &lt;br /&gt; Kualitas Fisika dan kimia Rp 150.000,-&lt;br /&gt; Parameter  : bau, rasa, kekeruhan, TDS, suhu,  &lt;br /&gt; Besi, mangan, kesadahan, klor, dan pH. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Kualitas bakteriologis &lt;br /&gt; Angka kuman Rp 30.000,-&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;V. Parasit lingkungan/tanah &lt;br /&gt; Telor cacing Rp 20.000,-&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalianda, 15 Mei 2006&lt;br /&gt;KEPALA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         DTO&lt;br /&gt;Djalaluddin SKM., MM.&lt;br /&gt;NIP. 140095041.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2194734253430765446-6902443470378589860?l=labkeslamsel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/feeds/6902443470378589860/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2009/10/balai-laboratorium-kesehatan-kabupaten.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/6902443470378589860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/6902443470378589860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2009/10/balai-laboratorium-kesehatan-kabupaten.html' title='Balai Laboratorium Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan'/><author><name>Edy P W</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2194734253430765446.post-8509628019246521042</id><published>2009-07-28T22:25:00.000-07:00</published><updated>2009-07-28T22:35:51.599-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Program HIV/AIDS'/><title type='text'>PENANGGULANGAN HIV/AIDS</title><content type='html'>II.  TUJUAN, SASARAN, VISI DAN MISI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan&lt;br /&gt; Umum : &lt;br /&gt;o Mencegah atau mengurangi penyebaran HIV &amp; AIDS serta mengurangi penderitaan dan dampak sosial ekonomi yang diakibatkan oleh penyakit tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Khusus :&lt;br /&gt;o Mengurangi tingkat penularan HIV &amp; AIDS &lt;br /&gt;o Menciptakan suasana/ lingkungan yang kondusif guna memudahkan terselenggaranya upaya pencegahan, pengobatan serta perawatan yang komprehensif thd ODHA meningkatkan kemampuan penanggulangan (response) untuk mencegah, mengobati, merawat &amp; memberi dukungan (support) kepada ODHA &lt;br /&gt;o Meningkatkan koordinasi &amp; kerjasama lintas sektor (pemerintah, LSM, swasta, organisasi ODHA &amp; donor internasional) guna memudahkan penyelenggaraan program.&lt;br /&gt;Sasaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka mewujudkan Indonesia sehat 2010 :&lt;br /&gt;• Semua remaja dan pemuda memperoleh KIE tetntang cara pencegahan HIV &amp; AIDS &lt;br /&gt;• Setiap orang mampu melindungi dirinya dari penularan HIV &amp; AIDS&lt;br /&gt;• Semua darah donor, produk darah dan jaringan transplant bebas dari pencemaran HIV&lt;br /&gt;• Setiap ODHA dapat memperoleh pelayanan pengobatan, perawatan dan dukungan yang dibutuhkan. &lt;br /&gt;• 50% hubungan seksual beresiko telah menggunakan kondom&lt;br /&gt;• Prevalensi infeksi HIV pada umur 15 – 24 tahun menurun 20%&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Visi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengendalikan penyebaran infeksi HIV &amp; AIDS dan mampu meningkatkan kualitas ODHA, serta mampu hidup dalam lingkungan yang sehat dan memiliki prilaku sehat agar terhindar dari penularan Virus HIV &amp; AIDS. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misi&lt;br /&gt;• Meningkatkan upaya pengendalian serta pencegahan terhadap penyebaran virus HIV &amp; AIDS bagi kalangan kelompok berperilaku resiko tinggi&lt;br /&gt;• Meningkatkan upaya pencegahan dan kualitas pelayanan serta meningkatkan jangkauan ODHA dan masyarakat ttg virus HIV&amp; AIDS. &lt;br /&gt;• Meningkatkan dan mengembangkan surveilans sentinel HIV/AIDS&lt;br /&gt;• Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bahaya virus HIV/AIDS&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2194734253430765446-8509628019246521042?l=labkeslamsel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/feeds/8509628019246521042/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2009/07/penanggulangan-hivaids.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/8509628019246521042'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/8509628019246521042'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2009/07/penanggulangan-hivaids.html' title='PENANGGULANGAN HIV/AIDS'/><author><name>Edy P W</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2194734253430765446.post-3408361683932097778</id><published>2009-07-28T20:06:00.000-07:00</published><updated>2009-07-28T20:13:01.806-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Program P2 diare'/><title type='text'>Hasil kegiatan program P2 Diare</title><content type='html'>PENYUSUNAN TARGET PROGRAM P2 DIARE PUSKESMAS&lt;br /&gt;1. Jumlah Penduduk  : ………….  jiwa&lt;br /&gt;2. Perkiraan penderita  : 30 % X Jumlah Penduduk&lt;br /&gt;3. Target dilayani sarkes : 10 % X Perkiraan penderita&lt;br /&gt;4. Kebutuhan Oralit : ( Target dilayani sarkes + 10 % ) X 6 sachet&lt;br /&gt;5. Kebutuhan Stock Oralit : Kebutuhan Oralit + 10 %&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REALISASI PENCAPAIAN PROGRAM DIARE TAHUN 2008&lt;br /&gt;DINAS KESEHATAN KABUPATEN LAMPUNG SELATAN&lt;br /&gt;TAHUN 2008&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;            JML PDDK Perkiraan Target Realisasi %&lt;br /&gt;NO PUSKESMAS PKM Penderita 1 Thn    &lt;br /&gt;1 Penengahan 36.270 10.917         1.092 811 74&lt;br /&gt;2 Bakauheni 20.907 6.293         629 604 96&lt;br /&gt;3 Bangun Rejo 44.053 13.260         1.326 496 37&lt;br /&gt;4 Bandar Agung 32.465 9.772         977 581 59&lt;br /&gt;5 Palas         33.989 10.231         1.023 518 51&lt;br /&gt;6 Bumi Daya 22.446 6.756         676 191 28&lt;br /&gt;7 Kalianda 34.173 10.286         1.029 838 81&lt;br /&gt;8 Way Urang 41.136 12.382         1.238 838 68&lt;br /&gt;9 Way Muli 22.214 6.686         669 1183 177&lt;br /&gt;10 Sidomulyo 51.386 15.467         1.547 706 46&lt;br /&gt;11 Sidoharjo 17.899 5.388         539 242 45&lt;br /&gt;12 Titiwangi 53.827 16.202         1.620 357 22&lt;br /&gt;13 Tanjung Agung 61.703 18.573         1.857 992 53&lt;br /&gt;14 Way Sulan 21.333 6.421         642 348 54&lt;br /&gt;15 Merbau Mataram 37.965 11.427         1.143 907 79&lt;br /&gt;16 Talang Jawa 10.688 3.217         322 311 97&lt;br /&gt;17 Tanjung Bintang 60.000 18.060         1.806 827 46&lt;br /&gt;18 Tanjung Sari 30.013 9.034         903 478 53&lt;br /&gt;19 Karang Anyar 63.073 18.985         1.898 1394 73&lt;br /&gt;20 Banjar Agung 25.937 7.807         781 384 49&lt;br /&gt;21 Natar 53.764 16.183 1.618         566 35&lt;br /&gt;22 Brant Raya 36.015 10.841         1.084 342 32&lt;br /&gt;23 Hajimena 39.419 11.865         1.187 783 66&lt;br /&gt;24 Sukadamai 33.228 10.002         1.000 617 62&lt;br /&gt;   Jumlah 883.902 266.055         26.605  15.314 58&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2194734253430765446-3408361683932097778?l=labkeslamsel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/feeds/3408361683932097778/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2009/07/hasil-kegiatan-program-p2-diare.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/3408361683932097778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/3408361683932097778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2009/07/hasil-kegiatan-program-p2-diare.html' title='Hasil kegiatan program P2 Diare'/><author><name>Edy P W</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2194734253430765446.post-4285229147141529670</id><published>2009-07-27T04:54:00.000-07:00</published><updated>2009-07-27T04:58:43.967-07:00</updated><title type='text'>DAMPAK KUALITAS FISIKA, KIMIA, DAN BAKTERIOLOGI AIR MINUM TERHADAP KESEHATAN MASYARAKAT</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: black;" lang="SV"&gt;Air bersih yang digunakan sebagai bahan baku air minum yang ideal seharusnya jernih, tidak berwarna, tidak berasa, tidak berbau, tidak mengandung bahan kimia berbahaya dan beracun, dan tidak ada kuman&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penyakit ( &lt;i style=""&gt;patogen &lt;/i&gt;).&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Dampak positif kualitas air bersih yaitu memberikan rasa aman, nyaman dan sehat, sedangkan dampak negatif dari kualitas air yang tidak memenuhi syarat kesehatan yaitu mengakibatkan kelainan fungsi ginjal, penyakit&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;diare dan tipoid,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Air bersih yang didapatkan dari tanah dangkal lebih banyak terdapat bakteri, semakin banyak lokasi sumber air yang berasal dari tanah dangkal yang dimanfaatkan untuk bahan baku air bersih dan air minum, semakin banyak pula lokasi sumber air yang ditemukan banyak mengandung&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bakteri ( &lt;i&gt;Penyehatan air dalam penanggulangan KLB, Depkes RI, 1996 &lt;/i&gt;)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Untuk mendapatkan air yang memenuhi syarat kualitas air bersih sebagai bahan baku air minum untuk kehidupan manusia, dilakukan upaya pengamanan kualitas air melalui perbaikan kualitas air. Upaya perbaikan kualitas dilakukan dengan cara memperbaiki /menurunkan / menghilangkan konsentrasi bakteriologis. Salah satu upaya pengolahan air baku guna mendapatkan air bersih maupun air minum yang memenuhi syarat kualitas bakteriologis yaitu dengan cara membunuh/mematikan kuman (desinfeksi) secara fisika dengan penyaringan dan ultra violet maupun ozon ( Mark J hamer ). &lt;br /&gt;Untuk mengetahui tingkat keberhasilan proses disinfeksi pada upaya menurunkan jumlah bakteri dalam air bersih, dilakukan uji pemeriksaan laboratorium dengan menggunakan indikator kolitinja. Adapun metoda yang paling sering digunakan yaitu metoda Perkiraan Jumlah Kuman Terdekat (JPT)/Most Porbable Number (MPN) tabung ganda 3 x 3. ( Depkes RI, 1993).&lt;br /&gt; Berdasarkan Permenkes nomor : 416 tahun  1990, tentang syarat-syarat dan pengawasan kualitas air adalah dalam air minum tidak boleh ada bakteri koliform dan kolitinja, dengan kata lain, jumlah koliform dan kolitinja adalah 0 /100 ml  air. Namun  pada tahun 2002 telah terbit Keputusan  Menteri Kesehatan R I nomor : 907/Menkes/SK/VII/2002, temtang syarat-syarat dan pengawasan kualitas air minum, dipersyaratkan bahwa kolitinja atau Escherichia coli atau Fecal coli jumlah per 100 ml sampel adalah 0 ( Kepmenkes no 907, 2002 ).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2194734253430765446-4285229147141529670?l=labkeslamsel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/feeds/4285229147141529670/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2009/07/dampak-kualitas-fisika-kimia-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/4285229147141529670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/4285229147141529670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2009/07/dampak-kualitas-fisika-kimia-dan.html' title='DAMPAK KUALITAS FISIKA, KIMIA, DAN BAKTERIOLOGI AIR MINUM TERHADAP KESEHATAN MASYARAKAT'/><author><name>Edy P W</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2194734253430765446.post-2358797524644029264</id><published>2009-07-25T10:44:00.000-07:00</published><updated>2009-07-25T10:49:24.475-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fisika kimia kesehatan biologi penyakit air lingkungan udara'/><title type='text'>PROGRAM   P2   DIARE TAHUN 2008</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;A. Tujuan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Tujuan dari penanggulangan diare pada anak-anak adalah sebagai berikut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="IT"&gt;&lt;span style=""&gt;¨&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="IT"&gt;Menghindari kehilangan cairan yang berlebihan pada penderita diare&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;¨&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Menghindari kemungkinan kekurangan gizi pada anak penderita diare&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;¨&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Mencegah terjadinya infeksi yang dapat ditimbulkan akibat penyakit diare pada anan-anak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;¨&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Mencegah kematian yang diakibatkan oleh diare pada anak-anak usia dibawah 5 tahun&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;B. Kebijakan Program Diare &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h2 style="margin-left: 17.85pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-weight: normal; font-style: normal;" lang="SV"&gt;Sesuai dengan hasil pertemuan teknis program&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;P2ML tahun 1997 yang dilaksanakan oeleh Direktorat Jendral PPM &amp;amp; PLP Departemen Kesehatan RI di Jakata, maka ada beberapa hal yang dapat dipergunakan sebagai acuan dalam pelaksanaan Program Pemberantasan Penyakit Diare di Kabupaten Lampung Selatan antara lain :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 35.7pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;¨&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Perhitungan target penemuan penderita sebanyak 3 % dari jumlah seluruh penduduk&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 35.7pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;¨&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Penggunaan oralit diproyeksikan sebanyak 5 – 6 bungkus per penderita yang memerlukan oralit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 35.7pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;¨&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Penggunaan cairan infuse kurang dari satu botol per penderita&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 35.7pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;¨&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Mengupayakan peningkatan pengetahuan dan partisipasi kader kesehatan di desa untuk melaporkan setiap ada kasus penyakit diare di wilayah kerjanya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 35.7pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;¨&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Mengantisipasi setiap peningkatan kasus penderita diare agar tidak terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h2 style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-style: normal;" lang="EN-US"&gt;C. Sasaran &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;h2 style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-weight: normal; font-style: normal;" lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-weight: normal; font-style: normal;" lang="EN-US"&gt;Kelompok usia &lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;: 0 – 1 tahun&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;h2 style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-weight: normal; font-style: normal;" lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-weight: normal; font-style: normal;" lang="EN-US"&gt;Kelompok usia &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;: 1 – 4 tahun&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;h2 style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-weight: normal; font-style: normal;"&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-weight: normal; font-style: normal;" lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Kelompok usia &lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;: diatas &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;5&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;tahun&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-weight: normal; font-style: normal;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27.35pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%; font-family: Arial;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="EN-US"&gt;D. Target&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="EN-US"&gt;Target Program Pemberantasan penyakit diare yang ingin dicapai yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="EN-US"&gt;Penemuan dan pengobatan penderita sebanyak 1&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;0 % dari insiden diare.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h5 style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%; page-break-after: avoid;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: Arial; font-style: normal;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h5&gt;  &lt;h5 style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%; page-break-after: avoid;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: Arial; font-style: normal;" lang="SV"&gt;E. Strategi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h5&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;¨&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Upaya rehidrasi oral dengan oralit dan cairan rumah tangga&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;¨&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Terapi cairan intravena untuk dehidarasi berat&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;¨&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Penggunaan air bersih dan peningkatan higiene perorangan dan kesehatan lingkungan&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;¨&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="FI"&gt;Upaya promosi ASI dan perbaikan makanan pendamping ASI&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;¨&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Upaya terapi medikamentosa susuai dengan indikasi.&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="EN-US"&gt;F. KEGIATAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Penemuan dan pengobatan penderita oleh petugas kesehatan dan kader.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Pembinaan teknis upaya peningkatan pelayanan pada penderita diare. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2194734253430765446-2358797524644029264?l=labkeslamsel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/feeds/2358797524644029264/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2009/07/program-p2-diare-tahun-2008.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/2358797524644029264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2194734253430765446/posts/default/2358797524644029264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://labkeslamsel.blogspot.com/2009/07/program-p2-diare-tahun-2008.html' title='PROGRAM   P2   DIARE TAHUN 2008'/><author><name>Edy P W</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
